Gunung Dukono Erupsi: 17 Pendaki Berhasil Diselamatkan
Gunung Dukono Erupsi: 17 Pendaki Berhasil Diselamatkan
Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) pascaerupsi Gunung Dukono di Maluku Utara hari ini memastikan total 17 pendaki berhasil dipindahkan ke tempat aman hingga pukul 18.00 waktu setempat, lapor BBC.
Namun, tiga pendaki dipastikan tewas dalam tragedi tersebut, melibatkan dua warga Singapura dan satu warga Indonesia.
Gunung Dukono meletus
Seluruh korban meninggal hanya diketahui berinisial HWQT, SM, dan E.
Hingga saat ini jenazah mereka belum berhasil diturunkan dari kawasan pegunungan karena dilaporkan aktivitas letusan masih berlangsung dan berbahaya bagi tim penyelamat.
Kepala Kantor SAR Ternate Iwan Ramdani menginformasikan, fokus utama saat ini adalah menjamin keselamatan seluruh pihak yang terlibat dalam operasi tersebut.
Adapun 17 pendaki yang berhasil diselamatkan, semuanya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
“Beberapa di antaranya sudah diperbolehkan keluar dan kini ditempatkan di Hotel Bianda, sedangkan sisanya sedang diperiksa Polsek Halmahera Utara,” kata Iwan.
Namun SAR tidak merinci jumlah sebenarnya orang yang saat ini berada dalam pengawasan polisi
Dalam perkembangannya, pihak berwenang memastikan aktivitas pendakian di Gunung Dukono untuk sementara waktu tidak diperbolehkan karena faktor keamanan gunung aktif tersebut.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, hingga kini belum menaikkan status Gunung Dukono.
Gunung yang terletak di Maluku ini masih berstatus Level II atau ‘Waspada’ yang merupakan status yang ditetapkan sejak tahun 2008.
Sebelumnya, sedikitnya tiga pendaki, termasuk dua warga asing, dilaporkan tewas dan 10 lainnya hilang pasca Gunung Api Dukono di Pulau Halmahera, Indonesia meletus.
Tiga orang meninggal dunia, terdiri dari dua orang WNA dan seorang warga Ternate, kata Kapolda Halmahera Utara, Erlichson Pasaribu, seperti dilansir AFP.
Erlichson mengatakan tujuh orang berhasil turun dengan selamat, namun 10 lainnya masih hilang di kawasan yang dinyatakan terlarang bagi pengunjung sejak bulan lalu setelah para ilmuwan mendeteksi peningkatan aktivitas gunung berapi.
Ia juga mengatakan, operasi penyelamatan dilakukan di kawasan perbukitan dan menantang yang hanya bisa dilalui kendaraan hingga sebagian jalan di lereng gunung.
Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan total lima pendaki juga mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut.
Kepala Badan Geologi Indonesia Lana Saria mengatakan, letusan yang terjadi dini hari itu disertai “dentuman keras” dan kepulan asap tebal yang membubung sekitar 10 kilometer dari puncak Gunung Dukono.
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.