Perilaku ‘Malas’ Saat Sahur Ini, Bisa Menahan Lapar Lebih Lama Saat Puasa
Perilaku ‘Malas’ Saat Sahur Ini, Bisa Menahan Lapar Lebih Lama Saat Puasa
Selama bulan Ramadhan, banyak umat Islam yang bangun pagi untuk sarapan.
Ada yang bangun pagi-pagi pukul tiga dan empat pagi hanya untuk ‘bertarung’ di dapur. Ada juga yang bangun agak terlambat karena sudah menyiapkan makanan.
Semuanya mempunyai tujuan yang sama, yakni mengenyangkan perut agar mampu menahan rasa lapar sepanjang hari puasa.
Namun terkadang banyak orang yang tidak menyadari bahwa ada makanan yang dimasak dan dimakan dalam keadaan panas justru bisa menyebabkan Anda lebih cepat merasa lapar dibandingkan yang sudah didinginkan. Misalnya nasi.
Maka dari itu, terkadang ‘malas’ memanaskan nasi dingin bisa menjadi ‘kode curang’ saat berpuasa.
Oleh karena itu, kali ini SK ingin berbagi alasan mengapa nasi dingin bisa menahan rasa lapar lebih lama dibandingkan nasi panas, menurut Public Health Malaysia.
Rahasia Sarapan Tepung Tahan Lama: Trik Biologis ‘Nasi Dingin’ (Pati Tahan) yang Mengubah Cara Tubuh Menyerap Gula!
Setiap sahur, bunda pasti akan memasak nasi panas yang baru mengepul. Dikatakan lebih panas, enak dan memberi energi. Namun pernahkah Anda memperhatikan, saat Anda makan nasi panas saat sahur, pada jam 10 pagi perut Anda mulai keroncongan dan mata menjadi sangat mengantuk di kantor?
Tinggalkan cara-cara lama. Yuk kenali trik nutrisi biologis (Life Hack) bernama ‘Pati Tahan’ (Kanji Rintang) yang terbukti secara ilmiah membuat kenyang lebih lama dan mencegah angka gula darah meroket!
1. Anatomi Nasi Panas (Baru Dimasak)
Saat nasi dimasak dalam air mendidih, struktur pati mengembang dan menjadi sangat mudah dicerna.
Efek Biologis: Nasi panas ini memiliki Indeks Glikemik (GI) yang tinggi. Ketika masuk ke dalam lambung, akan diproses dengan sangat cepat menjadi Glukosa (gula). Gula darah Anda akan meroket, lalu turun dengan cepat (Sugar Crash). Inilah alasan utama mengapa Anda cepat lapar dan menggigil lelah sebelum waktu Zohor
2. Keajaiban Nasi Dingin (Ketahanan Pati)
Apa jadinya jika kita menyimpan nasi panas di lemari es (chiller) selama 12 sampai 24 jam?
Struktur pati pada beras akan menutup, berubah sifat (Retrogradasi), dan berubah menjadi RINTANG KANJI (Pati Tahan).
Efek Biologis: Seperti namanya, pati ini ‘menolak’ atau menolak dicerna dengan cepat oleh usus kecil. Ini bertindak seperti serat! Ini melepaskan glukosa secara perlahan ke dalam aliran darah.
3. Manfaat Bagi Penderita Puasa & Diabetes
Karena glukosa dilepaskan dalam ‘gerakan lambat’, energi Anda akan bertahan lebih lama sepanjang hari. Pankreas juga tidak kaget, membuat pembacaan gula darah penderita diabetes (Diabetes) lebih stabil dan aman. Selanjutnya pati resisten ini akan menjadi makanan bagi bakteri baik (Probiotik) di usus besar Anda.
SUP SAHUR ‘NASI DINGIN’ YANG TEPAT:
-
MASAK SEBELUMNYA: Masak nasi pada sore hari atau malam sebelumnya.
-
KEREN : Masukkan sisa beras ke dalam wadah tertutup dan simpan di lemari es (Chiller, bukan Freezer) semalaman.
-
PANASKAN SEDIKIT: Saat sahur, keluarkan dan panaskan sedikit (microwave/kukus sebentar) untuk menghilangkan embun bekunya. Tenang saja, memanaskan kembali nasi ini TIDAK akan merusak struktur Kanji Rintang yang sudah terbentuk.
-
Mulai besok, ubah taktik sahur Anda. Makan nasi sisa kemarin lebih sehat dibandingkan nasi yang baru dimasak. Bagikan ilmu nutrisi ini kepada keluarga Anda agar semua orang tetap berenergi sepanjang hari!
Rupanya, perilaku “malas” memanaskan lauk dan hanya memakan nasi sisa sarapan tadi malam saat sahur merupakan tindakan medis yang sangat bijak! Siapa sangka?
Selama ini kita ingat kalau makan nasi dingin itu tidak enak, bisa membuat perut berangin, tapi tidak memberi tenaga. Padahal dari sudut pandang ilmu gizi, proses pendinginan nasi di lemari es (Retrogradasi) merupakan keajaiban biologis yang mengubah karbohidrat sederhana menjadi karbohidrat kompleks (Kanji Rintang).
Ketika penderita diabetes makan nasi yang sudah didinginkan semalaman, pembacaan gula setelah makan sangat indah dan tidak naik dibandingkan makan nasi yang berasap baru keluar dari panci.
Apakah Anda selalu menyantap nasi segar saat sahur, atau Anda termasuk tipe “Lebihan Nasi Berbehan Berbuhan” kemarin? Setelah ini, ada alasan ilmiah jika ibu menyuruhmu memasak nasi baru saat sahur!
Tapi ingat. Simpan di lemari es. Jangan biarkan panas di luar ruangan. Keracunan nanti
Berita Terkini
Berita Terbaru
Daftar Terbaru
News
Berita Terbaru
Flash News
RuangJP
Pemilu
Berita Terkini
Prediksi Bola
Technology
Otomotif
Berita Terbaru
Teknologi
Berita terkini
Berita Pemilu
Berita Teknologi
Hiburan
master Slote
Berita Terkini
Pendidikan
Resep
Jasa Backlink
Slot gacor terpercaya
Anime Batch