Lebih dari 300 Jamaah Muda Ikuti Qiyamullail, Saksikan Piala Dunia di Masjid Usamah Bin Zaid
3 mins read

Lebih dari 300 Jamaah Muda Ikuti Qiyamullail, Saksikan Piala Dunia di Masjid Usamah Bin Zaid

Lebih dari 300 Jamaah Muda Ikuti Qiyamullail, Saksikan Piala Dunia di Masjid Usamah Bin Zaid

KUALA LUMPUR, 21 Juni (Bernama) — Lebih dari 300 jamaah yang mayoritas berusia muda memadati Masjid Usamah bin Zaid di Wangsa Maju untuk menyaksikan proyeksi layar lebar Piala Dunia 2026 pagi ini, sehingga memperkaya pendekatan dakwah dengan santai dan bijak.

Menteri di Departemen Perdana Menteri (Urusan Agama), Dr Zulkifli Hassan mengatakan, program tersebut membuktikan bahwa minat generasi muda terhadap sepak bola dapat disuntikkan dengan muatan spiritual yang bermanfaat.

“Ini Dakwah RUU Hikmah. Kita rayakan minat generasi muda, kita tebarkan kebaikan dan cinta kasih. Fastabiqul khairat,” ujarnya melalui postingan di laman Facebooknya hari ini.

Dikatakannya, sebelum pertandingan dimulai, para jamaah terlebih dahulu mengikuti acara Qiyamullail serta sesi tawsiyah yang disampaikan oleh Mufti Wilayah Persekutuan Datuk Dr Ahmad Fauwaz Fadzil.

Acara santai tersebut menyaksikan para peziarah menyaksikan pertandingan intens Grup E Piala Dunia 2026 antara Jerman dan Pantai Gading, yang berakhir dengan kemenangan dramatis 2-1 untuk kemenangan skuad The Mannschaft.

Suasana babak pertama juga semakin semarak dengan komentar eksklusif legenda sepak bola nasional, Shahril Arsat dan mantan pemain Piala Presiden Selangor FA, Khushairi Aizad mengenai gaya bermain kedua tim.

Menambah keunikan acara pada pukul 4 pagi tersebut, Dr Zulkifli bersama Mufti Daerah, Chief Executive Officer Dewan Agama Islam Wilayah Federal (MAIWP) Datuk Nizam Yahya, dan Wakil Direktur Jenderal Departemen Pembangunan Islam Malaysia (JAKIM) Datuk Ajib Ismail, juga menyempatkan diri membagikan roti canai untuk sarapan pagi jemaah.

Program ini terselenggara atas kerja sama berbagai lembaga antara lain Departemen Mufti Wilayah Federal, JAKIM, MAIWP, Departemen Agama Islam Wilayah Federal (JAWI), Yayasan Dakwah Islam Malaysia (YADIM), Yayasan Pengembangan Ekonomi Islam Malaysia (YAPEIM), pengurus masjid, Pemuda Islam Malaysia (ABIM), Perkumpulan Penembakan Keagamaan (PMA) dan sponsor makanan.

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch